Ketua Yayasan STAI Alhmidiyah Takziah Ke Kediaman Alm. Budi Bersama Rombongan Kemenag RI dan AGPAII

LPM Senin, 5 Februari 2018 07:42 WIB
287x ditampilkan Galeri Berita

Selesai pelaksanaan acara dialog dan seminar nasional yang diadakan: Sabtu tanggal 03 Februari 2018 di kampus STAMIDIYA, rombongan Kementerian Agama RI yang diantaranya adalah Bapak Dr. H. ilham , S. Sos .M.pd selaku Kasubdit. PAI SD Kementerian Agama RI,  melanjutkan perjalanan ke rumah duka Bapak Ahmad Budi Cahyanto S.pd (korban guru dianiaya muridnya) untuk bertakziyah. Ikut serta dalam rombongan Prof.Dr. K.H A.A Dahlawi Zarkasyi    (ketua yayasan Al-Hamidiyah/ yayasan yg menaungi STAMIDIYA) dan
Dr. Abd Adhim, M.A. (Ketua STAMIDIYA) 
Serta beberapa jajaran civitas akademika STAMIDIYA dari kalangan Pengelola dan mahasiswa STAMIDIYA.
      Rombongan tiba di rumah duka sekitar jam 19:12 WIB.
Setibanya di rumah duka, aroma duka masih sangat terasa. Masih terdengar isak tangis keluarga masih terdengar pun dengan ramainya para pelayat. terlihat pula banyak karangan bunga yang berjejeran sebagai bentuk kepedulian dan rasa prihatin dari berbagai kalangan, diantaranya dari Pemerintah Kabupaten, Provinsi hingga Presiden.
         Rangkaian acara dalam takziyah tersebut  berupa:
1. Pembukaan,
Prof. Dr. KH. A.A. Dahlawi Zarkasyi (Ketua Al-Hamidiyah)
2. Pembacaan surat Yaasiin, yang dipimpin oleh seorang ustadz di Desa setempat
3. Pembacaan Tahlil, dipinpin oleh salah seorang tokoh agama (kiyai) dari kota Sampang.
4. Penutup/Do'a, oleh Kasubdit PAI SD kementrian agama RI.
         Setelah rangkaian acara terlaksana ada beberapa hal yang disampaikan oleh Dr. Abd. Adhim M.A.,  yang mewakili seluruh jajaran menteri dan rombongan. Salah satunya adalah ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Bapak Budi Cahyanto S.pd. disertai harapan dan doa semoga keluarga agar di beri ketabahan.
sebelum pamit meninggalkan kediaman Bapak Budi, rombongan Kemenag RI bersama Ketua yayasan STAMIDIYA dan AGPAII mnyempatkan foto bersama dengan keluarga korban serta memberikan cindera mata kepada keluarga korban. (Muksin/Red)
Editing: Noura Ainayya